Menggerutu Waktu

image

Aku merasa fajar dan senja hanyak berjarak satu jam saja
Aku tak dapat mendengar makna dari orang-orang yang bicara di sekelilingku
Mereka bicara begitu cepat (atau mereka memang tak mengeluarkan makna?)

Aku menggeretu waktu
Aku bertanya:
Dimana pagi yang bisa kupakai untuk merasakan tenang?
Atau dimana sore yang biasa kupakai bermain layang-layang?
Atau dimana siang yang sekedar kupakai untuk memandang ibu?

Waktu kemudian tertawa terbahak
Tiba-tiba menatapku sinis dan berkata:
Bukankah aku sebuah relativitas?
Dirimu sendirilah yang tentukan berapa jarak fajar dan senjamu

Agustus 2016
Malang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s